Lewati ke konten
Aku Berhenti Jadi Tokoh Antagonis Bab 5: Saudara Tiri
Aku Berhenti Jadi Tokoh Antagonis

Bab 5 Saudara Tiri

Baca ~1 mnt 551 24 Sep 2026 18:30

Keesokan harinya, Marian mengantar Roselin ke perpustakaan kerajaan, tempat daftar silsilah seluruh keluarga bangsawan disimpan. Roselin ingin tahu keluarga mana saja yang terhubung dengan keluarga kerajaan, dan mengapa beberapa nama dari novel aslinya sama sekali tak pernah muncul di mana pun.

Daftar tebal itu berada di rak paling atas. Ia meminta Marian membantu membawa tangga kayu, lalu membuka halaman-halaman rapuh yang menguning sampai ke keluarga kerajaan Elvaren. Di sana ada nama Pangeran Caspian, dan sebuah nama lain yang dicoret tinta hitam. Di bawahnya tertulis, “Lucien, keturunan garis darah pangeran terdahulu.”

Roselin langsung mengenali nama itu. Dalam novel, Lucien adalah pahlawan yang dilupakan semua orang. Namun kini ia tercantum di dalam silsilah kerajaan itu sendiri. Ia merasa kisah yang pernah ia baca tidak menceritakan seluruh kebenaran. Mungkin pengarangnya sengaja memotong beberapa bab.

Lucien muncul dari bayang-bayang di antara rak buku dan menyerahkan sebuah buku kepada Roselin yang berdiri di atas tangga
Lucien melangkah keluar dari bayang-bayang di perpustakaan

Saat ia sedang menyalin nama itu ke bukunya, langkah kaki terdengar perlahan dari lorong di antara rak-rak. Seorang pemuda berambut hitam panjang yang menutupi dahinya, mengenakan jubah abu-abu gelap sederhana, berjalan ke arahnya dengan senyum tipis yang tak pernah sampai ke matanya. Ia berhenti menatap Roselin dan berkata sopan, “Lady Valent. Apakah Anda datang mencari buku-buku tua keluargaku?”

Roselin berdiri tegak dan menjawab tanpa memalingkan pandangan. “Aku sedang memeriksa siapa yang dekat dengan keluarga kerajaan tanpa pernah dibicarakan.” Lucien tertawa pelan, suaranya begitu lembut hingga terasa menakutkan. “Anda sudah banyak berubah, Nona. Tapi pertanyaan seperti itu terlalu berbahaya untuk diajukan di depan umum.”

Ia mengambil sebuah buku dari rak dan meletakkannya di pangkuan Roselin sambil berkata, “Kalau Anda ingin kebenaran, mulailah dari sini. Tapi jangan percaya siapa pun, termasuk aku.” Lalu ia lenyap di lorong itu seolah tak pernah ada. Roselin menunduk menatap buku itu. Di sampulnya terdapat segel perak berbentuk mawar berkelopak lima, lambang keluarga Valent sendiri.

Komentar 0

Tulis komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama 💬

Laporkan masalah